Artikel
Pencegahan Stunting melalui Pemberian Makanan Tambahan di Desa Sumber Jaya
Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Di Indonesia, stunting masih menjadi permasalahan serius, terutama di wilayah pedesaan seperti Desa Sumber Jaya. Untuk mengatasi ini, pemberian makanan tambahan (PMT) menjadi salah satu langkah efektif dalam mencegah dan mengurangi stunting.
Pentingnya Pencegahan Stunting di Desa Sumber Jaya
Desa Sumber Jaya, seperti banyak daerah lainnya, menghadapi tantangan dalam memastikan asupan gizi yang memadai bagi balita. Faktor-faktor seperti keterbatasan akses makanan bergizi, kurangnya edukasi gizi, dan praktik pola asuh yang tidak tepat menjadi penyebab utama stunting. Oleh karena itu, intervensi melalui PMT menjadi solusi yang diandalkan.
Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT)
PMT adalah upaya pemberian makanan bergizi tambahan yang diberikan kepada balita dan ibu hamil. Program ini bertujuan untuk:
- Meningkatkan status gizi balita.
- Mencegah risiko malnutrisi.
- Memberikan edukasi kepada orang tua tentang pentingnya gizi seimbang.
Jenis Makanan Tambahan yang Diberikan:
- Bubur bergizi
- Buah-buahan lokal
- Telur rebus dan susu
- Makanan berbasis ikan
Pelaksanaan Program di Desa Sumber Jaya
Program ini dilakukan secara berkala di Posyandu, melibatkan kader kesehatan desa, ibu-ibu PKK, dan tenaga kesehatan. Langkah-langkah pelaksanaannya meliputi:
- Pendataan balita dan ibu hamil yang berisiko stunting.
- Distribusi makanan tambahan setiap minggu di Posyandu.
- Monitoring dan evaluasi berat badan dan tinggi badan anak secara berkala.
- Penyuluhan gizi untuk meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya asupan nutrisi seimbang.
Dampak Positif Program PMT
- Penurunan angka stunting: Balita menerima asupan gizi lebih baik, mendukung pertumbuhan optimal.
- Meningkatkan kesadaran masyarakat: Orang tua menjadi lebih memahami pentingnya gizi dalam 1.000 hari pertama kehidupan.
- Penguatan solidaritas desa: Keterlibatan aktif masyarakat menciptakan lingkungan yang lebih peduli terhadap kesehatan anak.
Kesimpulan
Pencegahan stunting melalui pemberian makanan tambahan di Desa Sumber Jaya merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak desa. Dengan sinergi antara pemerintah desa, kader kesehatan, dan masyarakat, diharapkan generasi mendatang bebas dari stunting, tumbuh sehat, dan siap menghadapi masa depan.
Sumberjaya Peduli: BLT-DD 2025 Tuntas, Pemeriksaan Kesehatan & 40 Seragam Sekolah Dibagikan
Produksi Panen Padi Desa Sumberjaya Naik Tajam di Musim Tanam II Tahun 2025
Patroli Bersama BABINSA dan KADES Sumberjaya
Mahasiswa KKN Universitas Haluoleo Gelar Lomba Mewarnai Tingkat TK di Desa Sumber Jaya
Desa Sumber Jaya Laksanakan Posyandu dan Posbindu Bersama Mahasiswa KKN Universitas Haluoleo
Rapat Rutin PKK Desa Sumber Jaya Dihadiri Kepala Desa dan Mahasiswa KKN Universitas Haluoleo
Rapat Komite MI Al-Barkah Dihadiri Kades Sumberjaya
PENGAWASAN & MONITORING ADD & DD TAHUN 2024
Pembangunan Deker Plat di Jalan Produksi Dusun 1 Desa Sumber Jaya
Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Desa Sumber Jaya
Program Pemanfaatan Pekarangan Lestari (P2L): Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat
Pembangunan Rumah Bibit (Green House) di Desa Sumber Jaya Melalui Dana Desa P2L untuk Mendukung Ketahanan Pangan
PENGHASIL RIBUAN TON GABAH, JALAN PROVINSI DI DESA SUMBERJAYA TIDAK PERNAH TERSENTUH PERAWATAN
Pembangunan Drainase di Dusun 4 Desa Sumber Jaya untuk Mengatasi Banjir di Area Persawahan
Pembangunan Drainase di Desa Sumber Jaya: Meningkatkan Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Pembangunan Pagar TK Tunas Jaya di Desa Sumber Jaya
Rehabilitasi Saluran Irigasi di Blok N Desa Sumber Jaya: Upaya Meningkatkan Kualitas Pengairan Pertanian
Pembangunan Drainase di Desa Sumber Jaya, Dusun 1, Demi Meningkatkan Kualitas Hidup Warga

